Blogger Itu Berbagi di Era Digital

Blogger Itu Berbagi di Era Digital

Ketika menyusuri tulisanku sejak pertama kali blog ini dibuat, satu hal yang membuatku sadar bahwa disini aku belajar untuk berbagi di era digital melalui tulisan. Iya, membagikan pengalamanku, kisah hidupku, dan perasaanku yang terkadang dengan menuliskannya membuatku lega. 

Aku mulai menjadi blogger saat duduk di kelas 3 SMP. Saat itu, karena sekolah di Pondok Pesantren, buku diary merupakan hal yang terkadang termasuk barang ‘haram’ atau dilarang disini. Mungkin karena isinya yang terkadang terlalu terbuka tentang seseorang atau sesuatu yang bisa menjadi ancaman jika diketahui oleh orang lain. Maka, demi melampiaskan hal yang ada di kepalaku, maka aku selalu menunggu waktu perizinan untuk sekedar keluar dari Pondok dan pergi ke warnet. Yap, pergi ke Warung Internet dan berada disana selama beberapa jam hanya untuk menulis hal yang telah lama tersimpan dalam pikiran ke Tumblr yang saat itu mungkin hanya aku yang menjadi pembaca setia.

tulisan pertama di blog
Tulisan Pertama di Blogku (Tumblr)

Menulis di blog menjadi suatu rutinitas yang tidak terlewatkan ketika aku pergi perizinan. Sekedar menulis cerita singkat, perasaan, reblog tulisan yang menarik dan hal lainnya yang menjadi kepuasan bagiku sendiri untuk membacanya kembali. Hal tersebut pun kulakukan hingga aku kuliah.

Di bangku kuliah, akupun mulai magang di salah satu digital agency dan menjadi bagian dari SEO (Search Engine Optimizer). Walaupun jurusanku tidak ada hubungannya dengan pekerjaanku, namun karena hobi menulisku inilah ada keterkaitan dengan pekerjaanku ini. Sebelum diterima magang, aku membuat satu blog lagi diluar blog pribadiku di WordPress hanya untuk menunjukkan bahwa aku memang berminat untuk magang di bidang ini. Saat wawancara pun, aku diuji untuk menulis sebuah konten dengan keywords yang ada sebanyak 500 kata dalam 30 menit. Alhamdulillah, karena sudah terbiasa menulis di blog, ujian ini dapat kulalui dengan baik dan akupun diterima.

Semenjak magang dan menjadi SEO, akupun sadar bahwa selama beberapa tahun aku menulis di blog pribadi, aku hanya membagikan apa saja yang penting bagiku, hal-hal yang orang lain mungkin tidak peduli akan hal itu dan berbagai tulisan lainnya yang pastinya kurang bermanfaat bagi orang lain.

Dari magang itulah aku sadar bahwa, tanggung jawab sebagai blogger itu adalah untuk berbagi, namun dengan arti, terutama di era digital yang mudah sekali untuk mengaksesnya. Menulis di blog tidak hanya untuk sekedar menumpahkan perasaan, namun diharapkan adanya hikmah dibalik itu. Maka, bismillah, aku mulai menulis di blog WordPress ku dengan tulisan yang mungkin nantinya akan bermanfaat bagi orang lain yang mencari keyword Pengalaman Magang” di search box Google. Hehe

pengalaman magang
Tulisan Pertama di WordPress

Seiring waktu menjalani magang di agensi dan mengetahui istilah-istilah SEO dan apa saja yang harus dilakukan agar tulisan mudah dikenali oleh Google dari judul, link URL, tag dll. Hal tersebut membuatku semakin tertarik dan terus menulis di blog. Mulai dari pengalaman magang, skripsi, sidang sampai aku menikah pun, tak terasa satu per satu aku ceritakan di blog, berbagi bersama mereka yang menikmatinya dibalik layar ponsel dan laptop mereka.

Momen yang paling berkesan bagiku selama menjadi blogger adalah kebahagiaan melihat status post yang telah kubagikan. Mulai dari keyword yang digunakan untuk sampai ke tulisanku, negara mana mereka berasal, page views dan visitors yang setiap hari pasti ada saja yang mampir ke blog ku untuk sekedar melihat home atau menemukan informasi yang mereka cari.

Dari hal sederhana inilah yang membuatku merasa ‘ada’ di era digital ini. Kontribusiku untuk berbagi ‘ada’ untuk mereka yang membutuhkan informasi. Walaupun blog aku sendiri merupakan kategori blog yang lifestyle dan tidak memiliki tema khusus, namun alhamdulillah, ada saja yang bisa diberikan dari apa yang kubagikan.

Seperti salah satu tulisanku yang sampai kini tetap menjadi incaran bagi warganet di era digital, yaitu mengenai kampung halamanku, Bangka Belitung. Siapa sangka, masih banyak orang yang salah persepsi mengenai Bangka Belitung, Berbeda Namun Satu ? Pertanyaan yang bermula saat aku ditanya berasal dari mana, yang aku jawab Bangka dan mereka hanya mengetahui daerah tersebut sebagai tempatnya Laskar Pelangi di Belitung. Sebab hal tersebut, akupun menulis mengenai persepsi salah tersebut dan mencoba menjelaskannya yang ternyata keyword Perbedaan Bangka dan Belitung menjadi search term yang paling banyak membawa pembaca ke blog ku.

most search terms
Most Search Terms Blog ku

Selain hal sederhana seperti Bangka dan Belitung, akupun membagikan pengalamanku dalam mencari beasiswa yang mungkin banyak dijumpai kegagalan. Namun, ternyata berbekal dari pengalaman yang kutulis pun ternyata memberikan feedback yang berarti dari para pembaca. Mulai dari yang berkomentar langsung di post, ataupun yang mengirimkan pesan pribadi melalui e-mail. Semua interaksi tersebut sangat berarti bagiku karena dari hal tersebut aku tahu bahwa mereka mampir ke blog ku dan mendapatkan manfaat dari sana.

Alhamdulillah, ternyata dari hal yang terkesan remeh pun dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk dibagi. Maka, dari sinilah aku mulai rutin menulis seputar konten beragam yang dapat aku bagi. Tak terasa, sudah 3 tahun aku menulis di blog ini dan selama itu pula perasaan senang dan bangga kurasakan karena dapat berperan menjadi blogger di era digital ini.

Kini, memasuki tahun 2019, hal yang kuinginkan adalah selain untuk terus berbagi disini, adalah untuk dapat konsisten membagikan tulisan yang bermanfaat dan membagikannya seluas-luasnya. Keinginanku juga untuk dapat memiliki domain pribadi sehingga dapat memaksimalkan fasilitas yang disediakan oleh WordPress agar dapat menjangkau warganet lebih luas dan dilacak dengan mudah oleh Google. Otomatis, jika hal tersebut terjadi, status blog dapat meningkat dan insyaAllah jika memang yang terbaik dapat memetik manfaat dari blog ini juga nantinya, Hehe.

Tak lupa, dalam setiap tulisanku akan kupetik hikmah dari apa yang terjadi. Ditulisnya post ini karena adanya dorongan untuk mengikuti lomba blog yang baru hari ini kuketahui. Alhamdulillah, berkat dorongan tersebut setelah sekian lama tidak menulis akhirnya diusahakan untuk menulis agar dapat ikut berkompetisi. Bismillah, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kamu yang membaca untuk dapat juga berbagi dengan caramu sendiri. Semoga juga bisa mengetuk hati para juri untuk dapat terpilih menjadi salah satu yang terbaik dalam kompetisi ini.

Apapun hasilnya, yang aku yakini..

Everything that’s meant to be, it will be~ 

2 thoughts on “Blogger Itu Berbagi di Era Digital

  1. Bangga yah kak kalau tulisan kita dibutuhkan banyak orang, seperti tulisan tentang Bangka Belitung itu, tetap menginspirasi yah kak 🙂

Tulis saja komentarmu, jangan hanya dipendam saja

%d bloggers like this: