IELTS Writing Online Class at Blajar.id

IELTS Writing Online Class at Blajar.id

Apa yang kamu rasakan jika nilai IELTS yang udah kamu miliki ternyata nilai writing nya kurang untuk mendaftar kuliah di luar negeri?

Well, perasaan aku ketika nilai writing IELTS kurang 0.5 tuh…. Almost is never enough :’)

Akupun menyadari bahwa persiapan IELTS ku waktu itu memang minim di writing karena hanya mengandalkan buku dan pasif. Dalam artian latihan writing ku waktu itu hanya terpaku pada contoh yang ada di buku latihan tanpa tau bagaimana seharusnya struktur dan komponen yang dapat memberikan nilai lebih pada tes writing ini. Tulisanku pun ga ada yang review sehingga cuma aku yang menilai kalau itu cukup apa tidak dan sesuai atau tidak dengan contoh yang ada di soal.

Sebelumnya, silahkan baca pengalamanku les IELTS sendiri di Tes IELTS tanpa Kursus 101

Nah, karena mengetahui kesalahanku tersebut maka akupun mencoba mencari cara untuk dapat mengikuti les tapi khusus untuk bagian writing nya saja. Saat itu aku sedang mengikuti seleksi LPDP dan memang berencana untuk mengambil IELTS lagi jika memang lolos beasiswa ini agar bisa daftar ke kampus untuk mendapatkan LoA. Maka ketika kebingungan itu muncul, akupun cerita ke kakak kelasku yang sesama peserta seleksi LPDP mengenai kurangnya nilai writing IELTS ku. Alhamdulillah kakak kelasku pun menyarankanku untuk ikut kelas online Writing IELTS di Blajar.id.

IELTS WRITING ONLINE CLASS
blajar.id

Wah, kebetulan banget nih pikirku karena memang faktor jarak yang jauh, yaitu Bangka Belitung dan minimnya fasilitas penunjang IELTS disini maka kursus online lah yang dapat menjadi jawaban atas permasalahanku. Akupun langsung buka instagram dan meluncur ke akun Blajar.id. Ternyata benar saja, Blajar.id sedang membuka pendaftaran siswa untuk kelas online writing IELTS pada tanggal 15 Oktober 2018. Pas dilihat lagi, ternyata ada tawaran beasiswa yang cukup menggiurkan sehingga bisa mengikuti kelas secara GRATIS!

Akupun yang waktu itu memang sedang bingung, langsung repost poster IG IELTS Writing Online Class dan memikirkan caption yang meyakinkan agar mendapatkan beasiswa kelas ini. Bismillah, aku yang jarang posting ini akhirnya post IG kembali dan berharap jika nanti tanggal 8 Oktober namaku bisa muncul sebagai penerima beasiswa :’’))

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Tanggal 8 pun tiba ketika aku mendapatkan notif tag di IG dari blajar.id yang menyatakan bahwa aku lolos menjadi penerima beasiswa IELTS Writing Online Class!!!! \(^^)/

Pengumuman Scholarship Blajar.id
Terharu ada namakuu :’))

Maka dimulailah kelas Writing IELTS secara online setelah diundang ke grup oleh Admin.

Menurutku, selama mengikuti kelas online ini, perencanaan dan pengaturan kelas ini sangat rapi dan tertata dengan baik. Dengan bimbingan moderator dan 2 mentor yang ahli dalam bidang writing IELTS, tentunya mengikuti kelas online dari Blajar.id inilah yang menjadi jawaban atas segala kegundahan ku dulu. :’)))

Disini, aku akan menjelaskan beberapa poin yang aku rasakan sejak belajar writing IELTS di Blajar.id selama 34 hari.

Pengelolaan Grup Whatsapp
Semenjak diundang ke grup Whatsapp Writing IELTS Online Class sang admin pun langsung memberikan kata pengantar yang menjelaskan jobdesc, rincian pembelajaran, gambaran kelas, sampai aturan dan timeline selama 34 hari pembelajaran di blajar.id. Aku yang terkadang suka males buka grup dan cuma scroll ke bawah aja, ketika masuk grup ini mau gamau harus baca satu persatu chat yang ditulis oleh admin karena berisi informasi yang penting. Admin pun senantiasa mengingatkan untuk membintangi chat yang ditulis olehnya agar dapat dibaca kembali tanpa harus kembali lagi ke chat awal. Penting banget tuh bagi yang kadang suka ketinggalan dan males buat ngescroll lagi XD

Nah, selama di grup itu Admin mengatur izin chat sehingga hanya mentor dan admin saja yang dapat mengetik chat selama pembelajaran. Kitapun para siswa hanya diberi izin untuk chat hanya pada hari Sabtu untuk diskusi materi dan ketika dibutuhkan respon ketika mentor memberikan penjelasan. Alhamdulillah, dengan adanya peraturan ini chat ga penting pun bisa diminimalisir sehingga ga ada tuh buka grup isinya ratusan chat ga penting :’D

Materi Setiap Pekan
Udah nyaman dengan pengelolaan grup whatsapp seperti itu, dilanjutlah dengan pemberian materi setiap pekan. Sesuai jadwal, materi kelas diberikan setiap hari Senin di Gdrive yang berisi materi utama setiap pekan yang harus kita pelajari, dua tugas Writing IELTS yang beragam setiap pekannya dan Power Point materi sebagai rekapan dari materi utama. Ketika hari Senin diberikan materi tersebut, maka selama seminggu kita harus mempelajari dan mengerjakan tugas yang diberikan dengan batas waktu hari Senin depannya pukul 23.59.

Untuk aku sendiri yang notabene nya IRT plus anak satu, ngerjain tugas selama seminggu tuh bener2 harus dicicil setiap malemnya pas si bayi tidur. Jadilah kadang ngumpulin tugas mepet2 mendekati deadline. Alhamdulillah punya mentor yang baik, yang walaupun begitu tetep dikasih feedback dan kata-kata penyemangat di setiap tugas yang udah diperiksa. Thanks a lot Ms. Nesha! ❤️

Nah untuk materi dalam Gdrive yang udah aku sebutin sebelumnya, materinya bertahap dan lengkap banget. Mulai dari pengenalan struktur Writing IELTS nya, komponen penilaian, contoh Writing IELTS band 8-9 sampai perintilan vocabs untuk naikin score yang berguna banget! Alhamdulillah banget bisa dapet kesempatan kursus yang mungkin kalo di tempat kursus lain bisa jutaan, tapi di blajar.id bisa dapet beasiswa dan kalo ga pun dengan harga yang terjangkau banget untuk para pelajar. 😁

Evaluasi Pembelajaran
Namanya les kan pastinya para pelajarnya diharapkan untuk dapat mengikuti pembelajaran dan mendapatkan progres yang berarti. Namun, kadang untuk les, terutama les online ada kalanya orang-orangnya pasif ataupun menghilang wkwk Maka dari itu, blajar.id menerapkan pemberian sertifikat kelulusan hanya pada yang mengerjakan tugas sebanyak 3 kali dari total 4 tugas. Jika tidak, maka hanya akan diberikan sertifikat ikut sertaan. Menurutku sih ini peraturan yang memotivasi banget, karena secara ga langsung mengapresiasi kita buat mendapatkan sesuatu berdasarkan usahanya. Lagian ga ada ruginya ngeluangin waktu buat belajar dan ngerjain tugas, selagi ini nantinya bakal jadi investasi buat kitanya juga pas beneran mau ngambil tes IELTS. Hehe

Terlebih lagi, setiap tugas yang kita kerjain, kan ada 2 tugas, yang Main dan Optional. Main yang utama, dan optional sebagai tambahan. Dalam hal ini dua-duanya harus dikerjain karena berkesinambungan dengan materi yang ada. Nah, setiap kali dikumpulkan, maka seminggu kemudian akan dikasih feedback oleh para mentor. Waktu itu di kelas aku ada 2 mentor yaitu Mr. Andy dan Ms. Nesha. Kitapun dibagi menjadi 2 kelompok besar yang dibimbing oleh satu mentor. Aku sendiri dibimbing sama Ms. Nesha.

Sejauh ini, kesanku selama dibimbing sama Ms. Nesha itu banyak banget feedback yang diberikan. Mulai dari apresiasi untuk kalimat yang sesuai, perbaikan kata/kalimat yang ga sesuai, sampai kalo misalnya kacau banget aku bakal dikasih contoh yang kira-kira bisa aku pelajari untuk perbaikannya. Jadi, setiap kali dapet feedback tuh rasanya seneng karena kita jadi tau kekurangan kita dimananya dan tau harus gimana memperbaikinya. Aku sendiri kebanyakan salah di tenses sama grammar nya yang kadang emang suka khilaf sih 😂. Terus sama kadang penggunaan kalimat yang ga efektif jadinya kaya panjang banget, padahal bisa dijadiin 2 kalimat. Lalu berbagai hal lainnya, yang alhamdulillah sekarang aku udah ngerti gimana seharusnya nulis Task 1 dan 2 dalam Writing IELTS.😍

Di akhir setiap feedback pun nantinya para mentor akan memberikan overall score kita yang sesuai dengan band IELTS. Itupun dijabarin satu persatu berdasarkan komponen penilaian IELTS yang ada, yaitu dari Task Achievement, Coherence and Cohesion, Grammatical Range and Accuracy, dan Lexical Resources. Semua itu bakal dinilai satu persatu dan diakumulasikan sehingga dapatlah perkiraan band score tulisan kita. Hal ini merupakan perkiraan karena masih simulasi dan belum menggunakan waktu, jadi ya jangan dijadiin harapan, tapi justru dijadiin patokan minimal bahwa setidaknya dengan tulisan ini mampu meraih skor tersebut dan harusnya lebih banyak latihan lagi untuk bisa mencapai score yang lebih tinggi.

Alhamdulillah, selama 34 hari, nilai Writing IELTS ku yang sebelumnya 6 saat tes sebelumnya, naik menjadi 7 setelah mengerjakan 4 tugas. 😂 Kalo mau daftar kampus pun udah bisa dong yah, tapi sayangnya masih prediksi dan harus dibuktikan pas nanti ambil tes IELTS lagi yang entah kapan wkwk

Kesimpulannya, belajar Writing IELTS di blajar.id WORTHY banget! Selain kemudahan akses, waktu dan pembelajaran yang fleksibel pun jadi nilai plus. Terutama untuk mereka yang gabisa bener-bener meluangkan waktunya untuk belajar. 😂 Ditambah dengan grup whatsapp yang efektif, materi yang lengkap, plus feedback dari para mentor yang berguna banget! Paket lengkap bin komplit banget lah di blajar.id 👍 InsyaAllah kalau nanti ngambil tes IELTS ga bakal jauh-jauhlah dari prediksi asal terus latihan dengan bekal materi yang ada. Hehe Tak lupa, selain Online Class, blajar.id pun menyediakan Intensive Course yang diadakan di berbagai daerah sehingga lebih mudah untuk mengikutinya. Kelasnya pun selain IELTS ada juga TOEFL, pokoknya lengkap deh untuk kamu yang lagi mau persiapan ambil salah satu dari tes tersebut. Jadi tunggu apalagi?

Boost your Score with Blajar.id 👊

0 thoughts on “IELTS Writing Online Class at Blajar.id

Tulis saja komentarmu, jangan hanya dipendam saja

%d bloggers like this: