Matrikulasi NHW#2 – Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Matrikulasi NHW#2 – Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Alhamdulillah udah masuk minggu ke-2 mengikuti kelas Matrikulasi Institut Ibu Profesional. Pada pekan ini, materi yang disampaikan mengenai bagaimana menjadi seorang ibu profesional kebanggaan keluarga. Nice Homework yang diberikan pun tak kalah menarik.

Di materi kali ini menjelaskan tentang makna “Ibu Profesional” itu sendiri. Maknanya ternyata adalah perempuan yang:

  1. Bangga akan profesinya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya
  2. Senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu agar bisa sungguh-sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas yang sangat baik.

Daan ternyata dibalik makna tersebut, sebagai mahasiswi di Institut ini harus melewati berbagai tahapan kelas hingga menjadi Ibu Profesional. Tahapannya apa aja? Berikut diulas masing-masing yak!

Bunda Sayang

Ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas ibu dalam mendidik anak-anaknya, sehingga bisa menjadi guru utama dan pertama bagi anak-anaknya.

Bunda Cekatan

Ilmu-ilmu untuk meningkatkan kualitas ibu dalam mengelola rumah tangga dan keluarganya sehingga menjadi keluarga yang unggul.

Bunda Produktif

Ilmu-ilmu untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu dengan cara senantiasa berproses menemukan misi hidupnya di muka bumi ini. Sehingga ibu bisa produktif dengan bahagia, tanpa harus meninggalkan anak dan keluarganya.

Bunda Sholeha

Ilmu-ilmu untuk meningkatkan peran ibu sebagai agen pembawa perubahan di masyarakat, sehingga keberadaannya bermanfaat bagi orang banyak.

Wah, dari baca penjelasan setiap tahapannya udah kebayang aku bagaimana menjadi Ibu Profesional hendaknya dapat memenuhi semua itu. Makanya proses perkuliahan ini tentunya bertahap dan berproses. Tahap Matrikulasi ini aja hanyalah permulaan dari tahapan Ibu Profesional yang sebenarnya. Well, still a long way to go :’)

Nah, setelah definisinya dan pembahasannya dijelaskan, maka diberikanlah NHW #2 untuk dikerjakan, dan apakah NHW nyaa??

Yap, NHW nya adalah membuat indikator diri, indikator sebagai istri dan indikator sebagai ibu.

Indikator apakah maksudnya?

Ternyata indikator-indikator yang disebutkan tadi dibutuhkan untuk membuat “Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan” yang nantinya akan dijalani berdasarkan preferensi pasangan dan anak kita.

Disini checklist nya pun ternyata ga sembarangan karena harus memenuhi syarat SMART yaitu:

– SPECIFIK (unik/detil)

– MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)

– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)

– REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)

– TIMEBOND ( Berikan batas waktu)

Yaudah deh tuh, karena harus berdasarkan peran sebagai istri dan ibu, jadilah aku menanyakan kebahagiaan versi suami dan anak. Karena Tizam masih kecil, indikator kebahagiaannya pun berdasarkan apa yang ia butuhkan setelah aku amati. Berikut NHW #2 yang telah aku buat!

Indikator ini aku buat dengan sepenuh hati agar nantinya bisa ditempel dan di checklist dengan benar. Alhamdulillah, sudah mulai dijalankan. Hal yang terpenting dari indikator ini adalah ke istiqomahan menjalankannya dan niat menjalaninya. Karena apa? Aku melakukannya untuk kebahagiaanku sendiri dan juga mereka. Bukankah ketika seorang ibu bahagia maka apa yang dilakukannya pun akan sepenuh hati? Suami sendiripun ketika ditanya apa yang membuatnya bahagia, simple saja jawabannya, “ketika kamu bahagia”. 😀

Maka hikmah dari NHW ke 2 ini adalah lebih kepada me list apa yang seharusnya yang kita kerjakan secara rutin dan apa yang bisa kita lakukan untuk dapat memenuhi peran kita sebagai seorang wanita, istri dan juga ibu. Ternyata tidak begitu banyak, namun implementasinya haruslah nyata. :’))

Bismillah, semoga dengan indikator ini aku dapat menjadi ibu kebanggaan keluarga. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

Oh ya, selain rasa syukur karena telah diberikan kesempatan untuk membuat indikator ini. Di pekan ke 2 ini aku juga diizinkan untuk menjadi SOTD yaitu Seleb Of The Day yang menjadi ajang perkenalan anggota Matrikulasi kepada teman-teman lainnya selama 30 menit.

Awalnya aku merasa minder karena merasa tidak begitu banyak melakukan prestasi ataupun bakat yang menonjol, karena pada SOTD sebelumnya begitu hebat profil Bunda-bunda dan Mbak-Mbak yang ada di kelas Matrikulasi ini. Kalo melihat profil sendiri rasanya cuma jadi remahan rengginang :”))

Tapi bismillah, insyaAllah pasti ada kelebihan diri yang bisa aku syukuri dari diri ini. :’) Maka pada hari Jumat pukul 15.00 akupun memperkenalkan diri yang dimoderatori oleh Mba Rafika. Hehe

Ternyata 30 menit terasa cepat sekali, setelah perkenalan diri dan berbagai pertanyaan menghampiriku, kekhawatiranku hilang. Ternyata tidak seseram itu ya memperkenalkan diri :’) dan ternyata teman-teman yang ada di grup pun antusias. Alhamdulillah, pengalamanku menjadi Copywriter dan SEO ternyata menjadi hal yang menarik bagi mereka. Hehe Walaupun pada akhirnya aku ketahuan sebagai seorang anak 95, tapi semoga saja tidak mengecilkan diri ini untuk dapat belajar dan bersama teman-teman di Matrikulasi ini. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

Sertifikat SOTD
Senangnya ketika ikut IIP ini, setiap kali kita berkontribusi diberikan penghargaan berupa sertifikat. Alhamdulillah. Udah beneran kaya lagi kuliah yang ikut seminar kampus gitu hehe.
Mungkin sekian dari pembahasan NHW ke 2 ini, nantikan pembahasan NHW berikutnya!
Jebus,
10.09 pm

Tulis saja komentarmu, jangan hanya dipendam saja

%d bloggers like this: