Our Master Dream Plan – New Zealand ASEAN Scholar Awards (Part 2 – End)

Our Master Dream Plan – New Zealand ASEAN Scholar Awards (Part 2 – End)

Submit application sudah, email pemberitahuan dari NZAS pun diterima. Apakah hasilnya?

Perjalanan mencari beasiswa pastinya penuh dengan berbagai kejutan, baik itu kejutan yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan. Namun, jangan bersedih, karena sesungguhnya masing-masing kita akan mendapatkan beasiswa, pasti ada beasiswa yang akan memilih kita, namun kembali lagi ke kitanya, sudah cukupkah usaha kita dalam menemukannya?

Karena yang namanya beasiswa itu berupa financial aid yang diberikan pada orang-orang terpilih, maka dalam menjadi orang terpilih pun membutuhkan usaha dan kualifikasi yang cukup. Ada yang sekali apply langsung dapet, ada juga yang harus 10 kali apply ke berbagai beasiswa baru dapat. Ya, yang namanya hidup pasti ada yang dipilih kan?

Maka, ketika mengetahui fenomena tersebut dan merasakannya sendiri, mulai dari dulu jaman SMA ga lolos SNMPTN dan SBMPTN, sampai pas apply buat magang kuliah apply 7 kali baru dapet (baca di Pengalaman Magang) jadinya ketika apply buat beasiswa pun lebih ikhlas ketika mendapat ‘kejutan’, karena pada akhirnya kita hanya harus yakin bahwa everything that’s meant to be it will be.

So, dengan intro yang cukup panjang, ceritanya setelah submit aplikasi pada tanggal 11 Maret dengan deadline 14 Maret, bismillah, apapun hasilnya semoga yang terbaik.

Saran juga, untuk aplikasi beasiswa ini, apalagi yang secara online, hendaklah submit minimal 3 hari sebelum batas waktu karena menjelang deadline, pastinya server akan ramai sekali dan memungkinkan aplikasi kita untuk tidak diterima oleh server dan otomatis dari langkah awal saja kalian sudah tidak lolos aplikasi. Jadi, hati-hati ya dan perhatikan tenggat waktu aplikasinya, bisa jadi lebih cepat dari waktu Indonesia, ataupun lebih lama.

Setelah submit, maka usaha yang dilakukan adalah berdoa meminta yang terbaik dan berusaha lagi untuk apply beasiswa lainnya. Untuk apply beasiswa ini, aku dan suami saling support terutama dalam membantu pemenuhan syarat aplikasi. Alhamdulillah nya punya temen seperjuangan jadinya bisa sama-sama saling bantu :’)

Sebulan pun berlalu sampai aku lupa udah apply beasiswa apa aja, dan tiba-tiba baru kusadari ada email masuk pada tanggal 3 April dari sang pemberi harapan (baca: New Zealand Scholarship) yang memberi kabar kejutan…..

Screen Shot 2018-04-28 at 9.59.25 PM

Well, alhamdulillah dengan diberikannya kabar ini akhirnya usai sudah perjuanganku untuk beasiswa NZ ini. Artinya, bukan dia yang terbaik untukku. Hehe Untuk beasiswa NZAS ini pun ternyata memiliki timeline yang cukup panjang, karena pengumuman yang diberikan padaku ini merupakan seleksi tahap awal jadi dari awal udah ga lolos artinya, karena bulan depannya ternyata ada seleksi yang lebih mendalam lagi dari long list sebelumnya yang akan diteliti lagi aplikasinya dan kembali diinfokan apakah lolos atau tidak. Untuk lebih jelasnya, bisa liat timeline seleksi nya disini.

Jadi, gimana dong?

Ya ga gimana-gimana, karena memang inilah nikmatnya mencari beasiswa, berbagai penolakan pun menjadi hal biasa dan menjadi sebuah evaluasi untuk dapat kembali apply tahun depan dengan persiapan yang lebih matang lagi. Siapa tahu tahun ini ada kejutan di negara asal, ataupun hikmah dengan kondisiku yang mengharuskan untuk fokus kepada keluarga, ataupun karena memang di timeline kehidupanku emang bukan tahun ini saatnya. Ya Wallahu a’lam, aku yakin apapun alasannya pastinya inilah yang Allah berikan padaku, dan pastinya aku akan bersyukur dan berterima kasih padaNya.

Setelah Jepang, New Zealand pun kini menolakku. Tidak apa-apa, memang bukan rejekinya disana, insyaAllah mimpi untuk melanjutkan S2 ini akan terus berlanjut sampai nanti ketemu akhirnya. Jadi, jangan bosan ya untuk membaca pengalamanku dan suami nanti setelah pengumuman beasiswa, walaupun hasilnya belum dapat, namun semoga bisa menjadi motivasi akan proses pencarian ini. Bismillah 🙂

Tulis saja komentarmu, jangan hanya dipendam saja

%d bloggers like this: